Free Web Hosting Provider - Web Hosting - E-commerce - High Speed Internet - Free Web Page
Search the Web

Republika, 5 Januari 2002

Home | News Archives


Koleksi Buku Perpustakaan Daerah Menyusut


SURABAYA -- Ratusan buku koleksi Perpustakaan Daerah Jawa Timur, hilang akibat tak dikembalikan pengunjung. Kondisi itu menyebabkan koleksi buku di Perpustakaan Daerah ini terus menyusut. Saat ini perpustakaan daerah melakukan pendataan kembali. Jika data peminjam jelas, akan dimintai pertanggungjawabannya.

Padahal untuk menambah koleksi buku baru, perpustakaan daerah masih kesulitan dalam hal pendanaanya. Tiap bulan hampir 10 buku yang dinyatakan hilang.

"Tiap bulan selalu saja ada buku yang hilang sekitar 10 eksemplar. Jumlahnya memang tidak banyak, tapi hilang satu saja bisa mengurangi jumlah koleksi buku," kata Kepala Badan Perpustakaan Daerah Jawa Timur, Suprastowo, kemarin (4/1).

Suprastowo menepis hilangnya buku tidak disebabkan karena lemahnya pengawasan yang dilakukan perpustakaan daerah, namun semata-mata karena pengunjung malas mengembalikan.

"Kalau alamatnya jelas langsung kita minta agar mau mengembalikan. Jika buku yang dipinjam hilang maka harus mau mengganti sesuai dengan judul buku yang dipinjam," katanya.

Selain faktor malas, denda yang dijatuhkan terhadap pengunjung yang menghilangkan buku sangat ringan. Satu eksemplar buku hanya dikenakan pengganti denda uang Rp 500, padahal harga buku sekarang sangat mahal.

Pengelola Perpustakaan tidak bisa berbuat banyak dengan denda, karena memang aturannya yang ditetapkan oleh Pemprov Jatim seperti itu. "Yang bisa kita lakukan sekarang hanya sebatas pengawasan secara ketat terhadap setiap pengunjung, dan menseleksi calon anggota," katanya.

Suprastowo menyadari bahwa untuk mengawasi pengunjung yang setiap hari mencapai 500 orang tidak mudah. Apalagi, jumlah petugas Perpustakaan tidak terlalu banyak dibandingkan dengan jumlah pengunjung.

Dengan berbagai keterbatasan, Perpustakaan daerah harus tetap melayani kebutuhan masyarakat dalam hal penyediaan buku bacaan. "Lembaga kita sudah menjadi milik publik, jadi apapun yang terjadi harus kita layani seperti biasa," ujarnya.

Meski banyak buku yang hilang, Suprastowo mengaku tidak gundah, karena tiap tahun jumlah buku yang menjadi koleksi juga terus bertambah. Jika dibandingkan antara buku yang hilang dan yang masuk masih lebih besar yang masuk sebagai koleksi perpustakaan.

Hingga kini jumlah buku di Perpustakaan Daerah Jawa Timur mencapai 281.000 ekspemplar buku dari 80.000 judul. Untuk mengawasi buku sebanyak itu memang tidak mudah, karena dukungan alat elektronik untuk memantau suasana perpustakaan minim. Ia berharap kesadaran bagi pengunjung untuk tetap bisa menjaga dan merawat.

Beban Perpsutakaan Daerah diakuinya semakin berat karena tidak hanya melayani warga Kota Surabaya, namun juga mendistribusikan ke perpustakaan daerah di Kabupaten dan Kota. Tiap tahun jumlah eksemplar buku yang didistribusikan ke daerah sebanyak 3.000 eksemplar. els


©2000 InfoPerpus. Any request? Please send to: librarian@infoperpus.8m.com