| Republika, 9 Agustus 2001 | |
Pemkot Bekasi Bangun Kantor Arsip dan Perpustakaan |
|
BEKASI -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Rabu lalu memulai pembangunan kantor kearsipan dan perpustakaan daerah. Langkah ini dimaksudkan untuk menata arsip-arsip yang selama ini belum tertangani dengan baik. Walikota Bekasi Drs H Nonon Sonthanie, seusai membuka pelatihan kearsipan dan perpustakaan kepada jajarannya di Bekasi, Kamis (8/8), menyatakan, pelatihan tersebut diikuti oleh 190 orang peserta dari berbagai instansi se-Pemkot Bekasi. Ia mengatakan, arsip dan perpustakaan merupakan salah satu bagian dari sumber informasi yang dapat memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan yang lebih luas kepada masyarakat Bekasi. Pembangunan kantor tersebut didasarkan pada ketentuan mengenai pokok-pokok kearsipan. Menurut Nonon, arsip dan perpustakaan merupakan salah satu sumber informasi, pusat ingatan, alat bukti, dan bahan referensi sebagai barang bukti pertanggungjawaban nasional. Ini, menurut Nonon, sangat penting. Selain itu, arsip dan perpustakaan merupakan suatu catatan penting, antara lain mengenai peristiwa-peristiwa bersejarah dan proses politik, yang di kemudian hari diperlukan oleh generasi penerus bangsa. "Saya tegaskan semua staf dari tingkat Pemkot Bekasi hingga kelurahan agar memperhatikan kearsipan dengan cermat," katanya. Ia menambahkan, kantor kearsipan dan perpustakaan hanya sebagai penerima arsip-arsip statis dari setiap unit kerja di instansi masing-masing. Oleh karena itu, perlu kerjasama yang baik antarinstansi, sehingga penataan kearsipan dan perpustakaan menjadi semakin teratur, kata Nonon Sonthanie. |
|
©2000 InfoPerpus. Any request? Please send to: librarian@infoperpus.8m.com |
|